Gigitan komodo adalah kondisi darurat medis. Mulut hewan ini mengandung bisa dan berbagai jenis bakteri, sehingga luka berdarah banyak, kerusakan jaringan bisa parah, dan risiko infeksi sangat tinggi tanpa penanganan segera. Di taman, langkah pertama adalah evakuasi oleh pemandu: pemandu akan membawa korban menjauh dari komodo, menekan luka untuk menghentikan pendarahan, dan mengatur transportasi darurat kembali ke kapal atau pos pemandu terdekat.
Tidak ada rumah sakit di Komodo maupun Rinca. Labuan Bajo memiliki fasilitas medis dasar, tetapi gigitan serius mungkin memerlukan evakuasi ke Bali, karena Denpasar memiliki kemampuan bedah dan penanganan penyakit infeksi yang lebih baik. Karena lokasinya yang terpencil, asuransi perjalanan yang mencakup evakuasi darurat bukanlah pilihan, melainkan keharusan. Beberapa kapal membawa kotak pertolongan pertama, tetapi isinya terbatas dan tidak dapat menggantikan perawatan rumah sakit.
Serangan fatal tahun 2007 di Pulau Komodo menggambarkan risiko waktu: meskipun ada upaya penanganan, lokasi terpencil dan keterlambatan perawatan lanjutan dapat membuat luka yang sebenarnya bisa disembuhkan menjadi fatal. Dalam tur, perlindungan terbaik Anda adalah pencegahan. Tetaplah bersama ranger, jaga jarak, dan jangan pernah menganggap komodo yang sedang beristirahat itu jinak. Jika gigitan terjadi selama pelayaran lombok-indonesia.org, awak kapal akan mengaktifkan protokol darurat, menggunakan radio komunikasi atau telepon satelit kapal untuk memberi tahu pihak berwenang, dan segera menuju Labuan Bajo atau fasilitas medis terdekat.

