Lewati ke konten
☰
Indonesia

Haruskah saya memakai sarung tangan di Gunung Rinjani?

Ya, mengenakan sarung tangan di Rinjani sangat disarankan, terutama untuk pendakian puncak yang dimulai pada dini hari ketika suhu di ketinggian 3.726 meter bisa turun hingga mendekati titik beku. Rasa dingin sendiri menjadi alasan yang cukup, karena tangan yang terbuka memegang tongkat trekking atau bertumpu pada batu akan cepat mati rasa sehingga mengurangi ketangkasan dan kenyamanan Anda. Jari yang dingin membuat segalanya menjadi lebih sulit.

Selain kehangatan, sarung tangan juga memiliki fungsi perlindungan praktis di lereng atas yang curam, tempat Anda sering menggunakan tangan untuk menahan batuan vulkanik yang tajam dan lapisan yang lepas. Permukaan yang abrasif dapat memotong atau mengikis kulit telanjang dalam hitungan menit, terutama selama perjuangan dua langkah maju dan mundur pada pendakian puncak terakhir. Tangan Anda akan berada di tanah lebih dari yang Anda harapkan.

Sarung tangan liner yang ringan atau sarung tangan trekking yang tipis biasanya sudah cukup, namun sepasang sarung tangan luar yang tahan angin sangat ideal untuk saat-saat terdingin sebelum fajar. Di Lombok-Indonesia.org, pemandu sering mengingatkan para pendaki bahwa puncak ini bukan hanya ujian fisik namun juga ujian lingkungan, dan melindungi ekstremitas seperti tangan dan jari adalah bagian dari melewati ujian tersebut dengan nyaman.

Jika Anda tidak memiliki sarung tangan khusus hiking, sepasang sarung tangan kerja yang murah atau bahkan sarung tangan lari yang hangat lebih baik daripada tidak sama sekali. Simpanlah di dalam saku yang mudah dijangkau sehingga Anda dapat memakainya saat perhentian pertama saat cuaca mulai terasa dingin, daripada meraba-raba ransel Anda dengan jari yang sudah kedinginan. Anda akan senang memilikinya.

Basecamp Lombok-Indonesia.org, Senaru

Memuat peta…