Mendaki Gunung Rinjani tergolong sulit, bahkan bagi mereka yang sudah terbiasa trekking. Jalurnya curam, panjang, dan pada bagian menuju puncak terdapat pasir vulkanik dalam yang membuat langkah semakin berat. Banyak pendaki meremehkan tingkat kesulitannya, sehingga persiapan fisik sangat penting.
Cuaca di dekat puncak dapat berubah dengan cepat. Suhu turun drastis, angin kencang sering muncul, dan jarak pandang bisa menurun tiba-tiba. Pada musim hujan risikonya meningkat tajam, sehingga taman nasional menutup jalur dari Januari hingga Maret.
Pemandu berpengalaman adalah faktor keselamatan utama. Mereka mengetahui medan, mengatur tempo, dan membantu menangani masalah ketinggian atau perubahan cuaca.
Bagi yang ingin jalur lebih mudah, pendakian ke bibir kawah Senaru menawarkan pemandangan indah tanpa medan pasir vulkanik yang berat. Rute lengkap menuju puncak menantang tetapi sangat memuaskan jika dipersiapkan dengan baik.

