Hiu memang ada di Komodo, tetapi umumnya tidak dianggap sebagai bahaya besar bagi wisatawan. Hiu yang paling sering dijumpai para snorkeler adalah spesies karang seperti hiu karang ujung hitam (blacktip) dan hiu karang ujung putih (whitetip). Hewan-hewan ini menghabiskan waktu di sekitar karang untuk memburu ikan dan biasanya menjaga jarak dari manusia. Dalam praktiknya, arus jauh lebih penting sebagai masalah keselamatan di Komodo dibandingkan hiu.
Itu tidak berarti hiu boleh dianggap sepele. Mereka adalah hewan liar, dan pengunjung tidak boleh mencoba menyentuh, memberi makan, mengejar, atau menghalangi hiu demi foto. Jika seekor hiu lewat di dekat Anda, respons terbaik adalah tetap tenang dan membiarkannya melanjutkan jalurnya. Memercikkan air dengan panik atau berenang mengejarnya hanya menciptakan situasi yang tidak perlu.
Jika Anda merasa tidak nyaman berada di dekat hiu, beri tahu pemandu Anda sebelum masuk ke air. Mereka dapat menjaga Anda tetap dekat, menjelaskan spesies apa yang biasanya terlihat di lokasi itu, dan membantu Anda memutuskan apakah Anda ingin masuk ke air sama sekali. Operator Komodo yang baik tidak boleh pernah memaksa seseorang untuk berinteraksi dengan satwa liar. Kebanyakan orang yang cemas sebelumnya justru terkejut betapa tenangnya melihat hiu karang.

