Lewati ke konten
☰
Indonesia

Bagaimana itinerary Komodo 2D1N atau 3D2N?

Kebanyakan traveler memilih itinerary 3 hari 2 malam karena hanya jadwal ini yang memungkinkan Anda merasakan Taman Nasional Komodo dengan benar tanpa terburu‑buru. Kami tidak menawarkan trip 2 hari 1 malam karena terlalu singkat dan memaksa kapal menghilangkan highlight penting. Itinerary 2 hari biasanya melewatkan sunrise di Padar, melihat komodo justru di jam paling ramai, dan hanya punya satu stop snorkeling cepat. Ini hanya cocok untuk traveler yang benar‑benar sangat mepet waktu, dan pun sering terasa “kurang” dan tidak lengkap.

Itinerary 3 hari 2 malam yang proper dimulai dengan penjemputan pagi di Labuan Bajo, lalu biasanya mampir ke tempat seperti Pulau Kelor atau Manjarite untuk snorkeling pemanasan. Sore hari, kapal menuju Pulau Kalong untuk melihat ribuan kelelawar (flying fox) terbang melintasi langit sunset. Hari kedua, kapal berangkat sebelum subuh agar bisa sampai di Pulau Padar untuk hike sunrise yang ikonik. Setelah sarapan, Anda berlayar ke Pulau Komodo untuk jalan kaki bersama ranger, lalu lanjut santai di Pink Beach, Manta Point, dan Taka Makasar. Timing 3 hari membuat Anda bisa tiba di spot‑spot ini sebelum rombongan day trip dari Labuan Bajo datang.

Hari terakhir biasanya diisi snorkeling yang tenang di Pulau Kanawa atau reef yang kalem, lalu kembali ke Labuan Bajo sekitar awal siang. Tempo yang lebih pelan ini memberi Anda waktu untuk menikmati kapalnya, makanan, pemandangan, dan suasana yang membuat Komodo begitu spesial. Anda tidak “dikejar‑kejar” dari satu tempat ke tempat lain, dan Anda menikmati taman nasional sebagaimana seharusnya.

Inilah alasan program Komodo kami fokus pada cruise 3 hari 2 malam. Ini itinerary paling seimbang—ada sunrise viewpoint, pertemuan satwa liar, sandbar, coral garden, dan malam yang tenang di atas air. Untuk kenyamanan, keamanan, dan murni menikmati perjalanan, 3 hari adalah durasi ideal untuk menjelajahi Taman Nasional Komodo.

Basecamp Lombok-Indonesia.org, Senaru

Memuat peta…