Lewati ke konten
☰
Indonesia

Pendakian Gunung Rinjani tidak diizinkan selama penutupan resmi musim hujan dari Januari hingga Maret. Pada periode ini jalur menjadi sangat licin, risiko longsor tinggi, dan badai besar membuat navigasi berbahaya. Setiap tahun taman nasional menutup gunung untuk melindungi pendaki dan memberi waktu bagi alam untuk pulih setelah hujan berbulan-bulan.

Di luar penutupan resmi, hujan tetap dapat terjadi kapan saja sepanjang tahun. Bahkan pada musim kemarau, hujan mendadak bisa turun di kawasan gunung, terutama pada sore hari. Karena itu pendaki harus selalu membawa perlengkapan hujan, pakaian tahan air, dan tas kering. Cuaca di dataran tinggi Rinjani sangat tidak menentu dan perubahan cepat sudah biasa terjadi karena ketinggian dan kondisi medan.

November dan Desember adalah masa transisi menuju musim hujan dan perlu diperhatikan. Kedua bulan ini masih dapat memberikan hari pendakian yang baik, tetapi kondisi menjadi jauh lebih tidak stabil. Tutupan awan meningkat, jalur mulai melunak, dan frekuensi hujan bertambah. Pendaki yang memilih waktu ini harus siap menghadapi jalur licin dan jarak pandang rendah, terutama di sekitar bibir kawah atau puncak.

Secara umum, aturan utamanya sederhana: Rinjani ditutup pada Januari hingga Maret, dan di luar bulan tersebut pendaki harus selalu siap menghadapi hujan. Mendaki bersama pemandu berpengalaman sangat membantu dalam kondisi cuaca yang tidak menentu karena mereka tahu kapan harus berhenti, menyesuaikan kecepatan, dan membuat keputusan yang aman. Jika Anda mendaki mendekati musim hujan, perlengkapan dan perencanaan matang menjadi semakin penting.

Basecamp Lombok-Indonesia.org, Senaru

Memuat peta…