Pedoman keselamatan dalam tur lombok-indonesia.org adalah menjaga jarak yang sopan setidaknya 3 meter, atau sekitar 10 kaki, dari hiu paus setiap saat. Jarak ini dianjurkan karena dua alasan: melindungi hiu paus dari stres atau kontak yang tidak disengaja, serta menjaga Anda tetap berada pada jarak yang aman dari ekor dan sirip besar hewan tersebut. Hiu paus adalah hewan liar, dan memberi mereka ruang yang cukup merupakan kewajiban etis sekaligus langkah keselamatan yang praktis.
Pemandu Anda akan berada di dalam air bersama Anda dan membantu kelompok memposisikan diri dengan benar. Jika hiu paus berenang ke arah Anda — yang terkadang terjadi karena mereka ingin tahu tetapi tidak agresif — pemandu akan dengan tenang mengarahkan Anda untuk bergerak ke samping daripada mencoba mundur dengan panik. Tujuannya selalu berupa pengamatan pasif dan penuh hormat: Anda mengapung, mengamati, dan menikmati, bukan mengejar atau mendekati hewan tersebut secara berlebihan. Aturan jarak 3 meter diterapkan dengan lembut tetapi konsisten.
Dalam praktiknya, jarak 3 meter cukup dekat untuk membuat Anda merasa sangat terhubung dengan pengalaman tersebut. Hiu paus berukuran sangat besar sehingga bahkan dari jarak tersebut Anda dapat melihat setiap detail — pola indah bintik-bintik pucat, gerakan siripnya, dan irama lembut insangnya. Banyak tamu mengatakan bahwa momen yang paling berkesan justru muncul ketika mereka hanya mengapung di dekatnya dan melihat hiu paus melintas dengan tenang. Anda tidak perlu berada tepat di sampingnya untuk mendapatkan pengalaman pertemuan yang mendalam.

