Secara teori, kontak tidak sengaja dengan ekor hiu paus mungkin terjadi, tetapi hal ini sangat jarang dan bukan merupakan masalah keselamatan yang signifikan. Hiu paus berenang dengan lambat dan anggun, dan ekornya tidak mengibas atau menghempas seperti yang mungkin dilakukan oleh ikan yang lebih kecil dan lebih lincah. Gerakannya tenang dan dapat diprediksi, sehingga penyelam snorkel dan pemandu yang memperhatikan dapat dengan mudah memperkirakan ke mana hiu bergerak dan menyesuaikan posisi mereka.
Dalam tur lombok-indonesia.org, para pemandu dilatih untuk mengatur jarak dan posisi kelompok di dalam air. Mereka akan mengarahkan Anda di mana harus berada dan kapan harus bergerak, memastikan selalu ada jarak aman antara para tamu dan hiu. Aturan untuk menjaga jarak setidaknya 3 meter (10 kaki) sebagian dirancang untuk menghilangkan kemungkinan kontak tidak sengaja dengan ekor atau sirip. Sebagian besar tamu merasa bahwa setelah berada di dalam air, gerakan hiu paus yang lambat dan seolah menghipnotis terasa damai, bukan mengancam.
Jika hiu paus berenang langsung menuju area Anda, pemandu akan dengan tenang memberi isyarat kepada kelompok untuk bergerak ke samping. Hiu tidak agresif dan tidak menyerang orang. Mereka hanya bergerak melalui lingkungan mereka. Dengan tetap waspada, mengikuti instruksi, dan tidak berenang tepat di belakang atau di bawah hiu, Anda menghilangkan hampir semua risiko kontak. Pengalaman ini dirancang untuk terasa tenang dan damai, bukan memacu adrenalin.

