Ya, wisata hiu paus memang aman selama musim hujan, namun memerlukan lebih banyak fleksibilitas dan toleransi terhadap berbagai kondisi. Musim hujan di wilayah ini berlangsung kira-kira dari bulan November hingga Maret, dan meskipun sering disertai hujan dan badai, hal ini tidak menjadikan tur ini berbahaya. Tim ini beroperasi sepanjang tahun dan memiliki pengalaman luas dalam mengelola perjalanan selama bulan-bulan basah.
Perbedaan utama selama musim hujan adalah penyeberangan kapal feri yang lebih sulit, curah hujan yang lebih tidak terduga, dan terkadang air yang lebih deras di Teluk Saleh. Namun, aktivitas inti hiu paus masih terjadi saat matahari terbit, saat kondisi seringkali lebih tenang dibandingkan di sore hari. Tim memantau cuaca setiap hari dan tidak akan menurunkan perahu jika terjadi hujan lebat, angin kencang, atau kondisi laut yang tidak aman. Hujan ringan biasanya tidak menghentikan tur, namun keselamatan selalu diutamakan.
Tamu yang bepergian di musim hujan harus membawa jas hujan ringan, membawa alas kaki yang sesuai, dan bersiap menghadapi kemungkinan penyesuaian rencana perjalanan. Hotel adalah tempat berlindung yang nyaman jika hujan turun selama perjalanan, dan tim menjaga komunikasi tetap terbuka sehingga Anda selalu tahu apa yang diharapkan. Jika Anda sangat sensitif terhadap pergerakan atau tidak nyaman dengan ketidakpastian, musim kemarau dari bulan April hingga Oktober menawarkan pengalaman yang lebih dapat diprediksi. Namun dengan pola pikir yang benar, musim hujan masih bisa menghadirkan pertemuan hiu paus yang luar biasa dan aman.

