Kondisi laut saat bertemu hiu paus sendiri biasanya cukup tenang, karena kapal berangkat pada pukul 04:30 hingga 05:30 pagi saat angin sepoi-sepoi dan air dalam kondisi paling tenang. Banyak tamu menggambarkan permukaan Teluk Saleh saat matahari terbit seperti kaca atau bergelombang lembut — cocok untuk snorkeling dan fotografi. Waktu yang lebih awal ini adalah salah satu alasan pengalaman pertemuan terasa begitu damai dan mudah diatur, bahkan bagi wisatawan yang tidak terbiasa dengan aktivitas laut.
Namun, perjalanan yang lebih jauh antara Lombok dan Sumbawa memerlukan penyeberangan feri dan perairan terbuka yang mungkin lebih sulit, terutama selama musim hujan dari bulan November hingga Maret. Perjalanan feri itu sendiri biasanya dapat dilakukan, tetapi laut yang berombak lebih sering terjadi pada bulan-bulan musim hujan. Musim kemarau dari bulan April hingga Oktober umumnya menawarkan penyeberangan yang lebih lancar dan laut yang lebih tenang secara keseluruhan. Jika Anda rentan mabuk laut, membawa obat dan duduk di udara segar selama perjalanan dengan feri adalah strategi yang baik.
Tim memantau cuaca dengan cermat dan akan menyesuaikan rencana perjalanan jika laut deras atau angin kencang membuat kondisi menjadi tidak aman. Perahu hiu paus berukuran kecil dan lincah, dirancang untuk lingkungan teluk yang terlindung, bukan untuk perairan terbuka yang kasar. Awak kapal tidak akan mengeluarkan kapalnya jika keadaan laut melebihi parameter aman. Sebagian besar tamu mendapati kondisi air selama pertemuan sebenarnya jauh lebih tenang dari yang mereka perkirakan.

